Bima Arya Sebut 3 Faktor Ini Jadi Pertimbangan Evaluasi Aturan Ganjil Genap di Bogor 

Antara
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Putra Ramadhan/ Okezone)

BOGOR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat akan mengevaluasi penerapan aturan ganjil genap pelat nomor kendaraan. Ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan utama dalam evaluasi tersebut.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, ketiga faktor tersebut, yakni pengurangan mobilitas warga melalui kebijakan ganjil-genap, dimensi kesehatan warga dan indikasi kuat dari angka kasus positif virus corona (Covid-19) serta dimensi ekonomi.

"Ketiga faktor ini menjadi pertimbangan untuk menekan penularan Covid-19, tapi tetap mempertimbangkan keseimbangan dimensi kesehatan dan dimensi ekonomi," ujar Bima di Bogor, Senin (15/2/2021).

Dia menuturkan, evaluasi dan analisis tersebut akan dibahas dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hasil pembahasan itu, kata dia akan menentukan kebijakan ganjil-genap di Kota Bogor dilanjutkan atau tidak.

Menurutnya, kebijakan ganjil-genap yang diterapkan akhir pekan di Kota Bogor memberikan dampak cukup signifikan terhadap mobilitas warga ke Kota Bogor. Berdasarkan data jumlah kendaraan bermotor ke Kota Bogor yang dihimpun dari PT Jasa Marga, selama pelaksanaan ganjil-genap, terjadi penurunan secara signifikan.

Pantauan dari dua gerbang tol ke Kota Bogor, yakni gerbang tol Baranangsiang dan gerbang tol Sentul Barat, penurunan mencapai 20 persen.

"Dampaknya arus lalu lintas di Kota Bogor pada akhir pekan menjadi landai, lancar, dan tidak ada kemacetan," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 hari lalu

Pramono bakal Evaluasi Ganjil Genap dan CFD: Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat Jakarta

16 hari lalu

Geledah Kantor Summarecon di Bogor, KPK Sita Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik

16 hari lalu

Jadwal KRL Bogor Kembali Normal, 4 Perjalanan Ditambah jadi 392 Sehari

17 hari lalu

Wamendagri Dorong Pemda Cari Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bukan Andalkan TKD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal