Dicecar DPRD DKI, Disparbud Mengaku Ada Miskoordinasi soal Penghargaan Diskotek Colosseum

Wildan Catra Mulia
Rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Disparbudi Pemprov DKI Jakarta, di DPRD DKI Jakarta, Senin (23/12/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

Aziz mengingatkan kepada Satuan Kerja Perangkat (SKPD) agar main-main dalam mengeluarkan keputusan karena dampaknya akan menimpa banyak orang. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Seperti sekarang, gubernur di-bully di medsos karena beliau penanggung jawab pemerintahan di DKI. Bukan hanya gubernur loh, tapi komisi B juga dipertanyakan oleh masyarakat, padahal kita tak dilibatkan dalam penghargaan seperti itu," tuturnya.

Mengingat rapat hari ini belum membuahkan hasil yang jelas, Komisi B DPRD DKI bakal menggelar rapat lanjutan pada Senin, 6 Januari 2020. DPRD akan kembali memanggil Disparbud DKI, serta menghadirkan jajaran BNNP DKI untuk diminta klarifikasi.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Hore! Pemprov Jakarta Buka 26.500 Kuota Mudik Lebaran 2026 Gratis, Siapkan 661 Bus

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Ingatkan ASN Jakarta: WFA Lebaran Tak Boleh Ganggu Pelayanan Publik

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Akui 750 Petugas Bina Marga Tak Ideal Atasi 6.000 Titik Jalan Berlubang

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Ganti Nama Stadion Ki Amat Jadi Meruya Sport Park: Namanya Terlalu Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal