Dituntut Hukuman Mati, Ini Respons Wowon Pelaku Pembunuhan Berantai di Bekasi

Jonathan Simanjuntak
JPU menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Wowon Erawan alias Aki atas kasus pembunuhan berantai di Bekasi. (Foto: MPI)

BEKASI, iNews.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehuddin atas kasus pembunuhan berantai yang menewaskan 3 korban di Bantargebang, Kota Bekasi. Usai sidang tuntutan rampung, Wowon mengaku ingin bertemu keluarganya.

Ketiga terdakwa tampak hanya terdiam selama tuntutan dibacakan oleh JPU. Wowon cs bahkan tidak membuka suara ketika ditanyakan menanggapi tuntutan yang diterimanya.

Wowon baru bersuara ketika awak media mempertanyakan apa yang ingin disampaikan kepada keluarga. Pada momen itu, Wowon mengungkapkan dirinya ingin bertemu keluarga.

“Ada yang ingin disampaikan? Sama keluarga?,” tanya awak media, Senin (2/10/2023).

“Ya saya ingin ketemu sama keluarga,” ujar Wowon.

Saat ditanya alasan kenapa ingin bertemu keluarga dia mengaku rindu karena sudah lama ditahan.

“Iya sudah lama enggak ketemu,” ucapnya.

Sementara kedua terdakwa lainnya yakni Solihin dan M Dede Solehuddin hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaan awak media. Ketiganya kemudian langsung kembali dibawa ke rumah tahanan oleh tim jaksa.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bekasi menuntut hukuman mati terhadap 3 terdakwa. JPU menilai ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pembunuhan berencana terhadap Ai Maimunah, M Riswandi, dan Ridwan Abdul Muiz yang juga istri dan anak terdakwa Wowon.

“Agar majelis hakim menjatuhkan mereka yang melakukan dan turut serta Wowon, Solihin, dan M Dede Solehuddin melakukan pembunuhan berencana secara bersama-sama dijatuhi berupa pidana mati,“ ucap Omar Syarif Hidayat selaku Jaksa Penuntut Umum di Ruang Sidang Pengadilan Negeri Bekasi, Senin (2/10/2023).

Sebagai informasi, ketiga terdakwa didakwa dengan Pasal 340 jo Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. Ketiganya dinilai melakukan rencana untuk sebelum membunuh ketiga korban.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 jam lalu

AHY Groundbreaking Stasiun Bekasi Ekstensi: Perkuat Konektivitas lewat Kawasan TOD

1 hari lalu

TPST Bantargebang Padat, Antrean Truk Sampah Picu Macet Panjang di Narogong

1 hari lalu

Tiktoker Mondy Tatto jadi Tersangka Pembunuhan Pria di Bekasi, Begini Kronologinya

5 hari lalu

Pelaku Utama Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bekasi Ditangkap

17 hari lalu

Bocah Diduga Kena Peluru Nyasar saat Main di Bekasi, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal