Guru SMPN 19 Depok Manipulasi Nilai, Pemkot Ingin Tabayyun

Muhammad Refi Sandi
SMP Negeri 19 Depok memalsukan nilai 51 siswa (Foto: Refi Sandi)

Imam menjanjikan agar pembangunan SMP-SMA negeri di Depok dapat segera terealisasi meskipun kewenangan berada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. 

"Kita pemerintah ini kan karena kesulitan kita dalam sekolah negeri ya insyaallah ke depan kita akan bangun beberapa sekolah negeri, baik SMP negeri maupun SMA negeri," ujarnya.

Sebelumnya, manipulasi nilai rapor di SMPN 19 Kota Depok, Jawa Barat, mewarnai carut-marut proses PPDB 2024, hingga 51 calon peserta didik (CPD) dianulir dari delapan SMA Negeri. 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengungkapkan kronologi terkuaknya praktik manipulasi rapor di Depok.

"Ya, jadi 51 CPD dari salah satu SMP itu terpaksa harus dianulir. Pada saat pendaftaran (PPDB) tahap kedua, ada anomali data. Oleh bidang pengawasan PPDB Jabar dan Panitia PPDB SMA di salah satu SMA di kota Depok, dilakukan validasi ke sekolah asal, ke SMP. Data yang anomali itu terkait dengan nilai rapor dari SMP asal," kata Ade saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (17/7/2024).

Pada saat divalidasi ke sekolah, ditemukan bahwa nilai rapor yang diunggah oleh CPD dengan buku rapor serta buku nilai di sekolah ternyata tidak ada perbedaan. 

"Tetapi pada saat dilakukan pengecekan oleh Itjen Kemendikbud Ristek, nilai rapor yang ada di aplikasi e-rapor tidak sama dengan nilai yang diunggah. Sehingga akhirnya diketahui jelas bahwa ada praktik manipulasi rapor yang dilakukan oleh sekolah," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
18 hari lalu

Duh! Oknum Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Puluhan Siswa sejak 2023

Nasional
27 hari lalu

Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Malu Orang Tuamu Buruh-Pemulung, Cium Kakinya

Nasional
28 hari lalu

Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara Gunakan NST, Saring 14.582 Peserta Jadi 180 Siswa 

Nasional
1 bulan lalu

Jaksa Sebut Nadiem Tahu Chromebook Tak Bisa Digunakan Guru dan Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal