Ibu Korban Cabut Laporan, Penyelidikan Tragedi Monas Tetap Dilanjutkan

Okezone.com
Ajeng Wulandari
Komariyah, ibu salah satu anak yang meninggal saat pesta rakyat di Monas. (Foto: iNews)

Saat ini, polisi masih menunggu rekam medis dokter untuk memastikan penyebab kematian dua bocah tersebut. Polisi juga berencana memanggil dokter RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, untuk dimintai keterangan.

"Belum kita terima rekam medis korban. Nanti hari Rabu akan kami panggil dokter yang tangani korban, yang nanganin kan dua dokter, dari IGD sama dokter yang tangani korban,” tuturnya.

Sebelumnya, Komariyah, ibu dari Muhammad Rizki Saputra (10), korban yang meninggal akibat insiden tersebut, melaporkan panitia Forum Untukmu Indonesia (FUI) ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kematian.

Komariyah melaporkan Dave Revano Santosa selaku ketua panitia penyelenggara FUI. Dave dituduh melakukan kelalaian yang mengakibatkan kematian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 359 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Kegiatan pembagian sembako dalam acara Untukmu Indonesia di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018), menelan korban jiwa yakni Mahesa Junaedi (12) dan M Rizki (10). Keduanya meninggal dunia setelah sempat terinjak kerumunan massa di acara itu.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto, Pelapor Dicecar 23 Pertanyaan oleh Penyidik PMJ

2 hari lalu

Pengakuan Lengkap Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto di Kelab Malam

3 hari lalu

Polisi Akan Panggil Betrand Peto usai Dilaporkan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

3 hari lalu

Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Datangi Polda Metro Jaya, Pilih Bungkam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal