Obligasi Daerah Rp5,6 Triliun Belum Direstui, Pramono Siapkan Alternatif Pendanaan

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut bahwa rencana penerbitan obligasi daerah belum mendapatkan persetujuan pemerintah pusat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah alternatif pendanaan untuk memastikan pembangunan di ibu kota tetap berjalan.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan mengikuti keputusan dan arahan pemerintah pusat terkait rencana penerbitan obligasi tersebut.

"Hal yang berkaitan dengan obligasi, memang sampai hari ini belum mendapatkan persetujuan," ucap Pramono kepada wartawan, Selasa (3/11/2026).

Sebagai alternatif, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan skema pembiayaan melalui Dana Bagi Hasil (DBH). Opsi tersebut telah dibahas bersama DPRD Provinsi DKI Jakarta.

"Maka kami sudah memutuskan apa yang menjadi apa, kesimpulan atau keputusan bersama antara Pemerintah DKI Jakarta dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengenai pertama, menggunakan DBH," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pramono Siapkan Penataan Kampung Bahari usai Penggerebekan Narkoba

13 jam lalu

Pramono Ungkap Penyebab KJMU Telat Cair, Ada Masalah Rekening hingga Data NIK Tak Sesuai

14 jam lalu

Pramono Minta Maaf KJMU Telat Cair, Ungkap Penyebabnya

19 jam lalu

Pramono Tunda IPO PAM Jaya dan Bank Jakarta: Pasar Modal Lagi Lesu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal