Ombudsman Terima 387 Aduan terkait Corona, Paling Banyak dari Jakarta

Rizki Maulana
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Antara)

Amzulian menerangkan pengaduan terkait Bansos sebagian besar terkait penyaluran bantuan yang tidak merata di wilayah sasaran. Selain itu banyak juga pengaduan dimana masyarakat terdampak melihat tidak jelasnya prosedur dan persyaratan untuk menerima bantuan. 

"Kemudian ada pula aduan karena kondisi masyarakat yang lebih darurat lapar namun tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dan terdaftar tetapi tidak dapat menerima bantuan di tempat domisili karena KTP pendatang,” ucap dia.

“Sebaliknya, Covid19 mengakibatkan kelompok menengah yang rentan mendadak miskin, oleh karenanya akurasi data niscaya menjadi persoalan,” katanya.

Hal lain yang dilaporkan ke Ombudsman terkait Bansos di antaranya jumlah bantuan yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang ditentukan dan tidak dapat menerima bantuan karena tidak memiliki KTP atau KK. Selain itu, petugas juga kerap meminta imbalan kepada warga saat mendaftar sebagai penerima bantuan.

Aduan tersebut, tutur. Amzulian sudah ditindaklanjuti oleh Ombudsman dengan meneruskan kepada instansi terkait melalui narahubung yang telah ditunjuk. Kemudian aduan dimonitor atau diselesaikan dengan pola Respon Cepat Ombudsman (RCO). 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
21 jam lalu

TKA dan Ujian Integritas Pelayanan Publik

9 hari lalu

Ombudsman Minta Program Cek Kesehatan Dioptimalkan untuk Korban Asap Karhutla

9 hari lalu

Ombudsman Awasi Kantor BPN di 6 Wilayah, Temukan Indikasi Malaadministrasi hingga Korupsi

16 hari lalu

Antrean BBM Mengular di Bali, Ombudsman Beberkan Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal