Pemkot Bekasi: 25 Persen Tempat Hiburan Langgar Protokol Pencegahan Covid-19

Abdullah M Surjaya
ilustrasi: tempat hiburan.

BEKASI, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencatat sebanyak 25 persen tempat hiburan dan restoran melanggar protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19). Data tersebut diketahui dari hasil pengawasan tim monitoring selama 2 bulan terakhir.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Bekasi, Tedy Hafni, mengatakan, sedikitnya ada 1.500 tempat yang dimonitor terkait aturan protokol kesehatan.

"Hasil monitoring dan evaluasi hampir 25 persen tempat hiburan maupun restoran tidak mengedepankan protokol kesehatan," ujar Tedy di Bekasi, Senin (27/7/2020).

Dia menuturkan, lokasi tersebut mulai dari restoran, tempat hiburan, tempat bermain anak, karoke, SPA serta refleksi. Dari hasil monitoring itu angka kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan Juli jauh meningkatkan dibandingkan pengecekan pada awal Juni 2020.

Menurutnya, pelanggaran yang ditemukan tergolong ringan. Misalnya, tidak menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan hingga pemakaian masker yang tidak sesuai.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Health
1 bulan lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
1 bulan lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
1 bulan lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Nasional
1 bulan lalu

Covid-19 Varian Baru Terdeteksi, Namanya Cicada!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal