Plt Wali Kota Bekasi Minta ASN Tolak Gratifikasi Berkedok THR

Jonathan Simanjuntak
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (foto: Jonathan Simanjuntak)

BEKASI, iNews.id - Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta pegawai negeri dan penyelenggara negara untuk menolak gratifikasi. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi diimbau untuk tidak memanfaatkan hari raya untuk melakukan perbuatan koruptif.

Imbauan tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 700/1746/ITKO Tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya. Imbauan ini juga meruju Surat Edaran Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 6 Tahun 2023 tanggal 30 Maret 2023 tentan Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

"Pegawai Negeri dan Penyelenggara Negara wajib menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dengan tidak melakukan permintaan, pemberian, dan penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dan tidak memanfaatkan momen hari raya untuk melakukan perbuatan atau tindakan koruptif. Tindakan tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan/kode etik, dan memiliki risiko sanksi pidana," dikutip dalam surat edaran tersebut yang ditandatangani Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (7/4/2023).

Oleh karenanya, jika ASN dan non-ASN menerima atau menolak gratifikasi atas pemberian yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan tugasnya diharapkan melapor kepada KPK. Pegawai tersebut harus melapor dalam jangka waktu 30 hari sejak gratifikasi ditolak atau diterima atau melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) paling lambat 10 hari sejak gratifikasi diterima.

Dalam Surat Edaran tersebut juga dijelaskan bahwa permintaan dana atau hadiah sebagai tunjangan hari raya (THR) atau dengan sebutan lainnya yang dilakukan oleh ASN dan non-ASN baik kepada individu atau institusi merupakan perbuatan yang dilarang. Hal itu juga dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
20 jam lalu

Pramono Wanti-Wanti Ormas Jangan Paksa Minta THR ke Pengusaha

Nasional
22 jam lalu

Dipalak THR Lebaran oleh Ormas? Lapor ke 110

Nasional
2 hari lalu

KPK Kembali Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto, Telusuri Aliran Dana terkait Gratifikasi Batu Bara 

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Tinjau Pasar Tanah Abang, Pedagang: Pak Minta THR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal