Berdasarkan hasil penyelidikan, dia menuturkan, alat produksi lab ilegal ini dikirim dari India. Tersangka HW yang merupakan WN China berperan sebagai peracik utama dalam proses pembuatan cairan etomidate.
Laboratorium narkoba itu diperkirakan mampu memproduksi hingga 30 liter cairan etomidate.
“Dari barang bukti yang kita amankan jumlah bahannya di perkirakan dapat memproduksi sekitar 30 liter cairan Etomidate” ujar dia.
Berdasarkan perhitungan tersebut, jika satu cartridge vape etomidate rata-rata berisi 2 mililiter cairan, maka dari total 30 liter cairan etomidate, clandestine lab ini berpotensi menghasilkan hingga 15.000 cartridge pods etomidate yang siap diedarkan ke masyaraka.
“Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya,” jelas dia.
Saat ini, pelaku dan seluruh barang bukti di amankan di Polda Metro Jaya untuk Penyidikan lebih lanjut.