Polisi Jelaskan Alasan Empat Anggota FPI Tak Diborgol saat Ditangkap 

Antara
Ilustrasi, Bareskrim Polri. (Foto: Dok. Sindonews).

JAKARTA, iNews.id - Tim yang menguntit Habib Rizieq Shihab beserta Laskar Front Pembela Islam (FPI) bukan tim untuk menangkap. Mereka merupakan tim surveilans (pengintai) untuk mengamati. 

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian S Djajadi mengatakan, tim survelans tidak dilengkapi dengan borgol. Sehingga polisi tidak memborgol empat anggota laskar FPI yang ditangkap di Tol Jakarta-Cikampek.

"Memang dia tidak diborgol karena tim yang mengikuti (menguntit) ini bukan tim untuk menangkap, tim surveilans untuk mengamati. Mereka tidak dipersiapkan untuk menangkap, tetapi apabila menerima serangan, mereka siap," ujar Andi di Jakarta, Senin (14/12/2020).

Dia menuturkan, dengan kondisi tangan tidak diborgol, keempat anggota Laskar FPI itu berupaya merebut senjata milik polisi saat berada di mobil untuk dibawa ke Polda Metro Jaya. Kejadian ini terjadi satu kilometer selepas rest area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

"Nah di TKP empat itu, dua pelaku, yang satu mencoba mencekik anggota dari belakang, yang di samping mencoba merebut (senjata)," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kronologi Terbongkarnya Pengiriman Permen Narkoba dari Inggris ke Malang Jatim

4 hari lalu

Bareskrim Gagalkan Peredaran Permen Narkoba asal Inggris di Malang, Diduga Bernilai Rp693 Juta

9 hari lalu

Jadi Buronan, Yuwanky Bos Narkoba di Kelab Malam Planet Batam Diduga Kabur ke Singapura

10 hari lalu

Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Pengendali Kelab Malam Batam Basri Lewaimang di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal