Polisi Periksa 18 Saksi Kasus Bullying di Binus Simprug, Tegaskan Tak Ada Intervensi

Ari Sandita Murti
Polisi telah memeriksa 18 saksi dalam kasus dugaan bullying di Binus School Simprug. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Korban berinisial RE (18) beraudiensi dengan Komisi III DPR pada Selasa (17/9/2024). RE mengadukan soal bullying yang dialaminya di sekolah tersebut. 

Dia menceritakan peristiwa perundungan terjadi ketika dirinya masuk SMA Binus School pada November 2023.

"Itu saya sudah mendapatkan bullying secara verbal yang tidak ada hentinya. Selalu di-bully di depan umum, di depan siswa laki-laki, di depan siswa perempuan, bahkan di depan guru," kata RE. 

Sambil menahan tangis, RE mengaku sudah mencoba memperkenalkan diri dan bergaul dengan terduga pelaku bullying. Namun, upayanya sia-sia.

"Mereka mengatakan kepada saya, 'Lu jangan macam-macam sama kita. Lu mau nyaman sekolah di sini, lu mau bisa kita tidak bully di sini? Lu harus bisa ngelayanin kita semua. Lu tahu nggak bapak kita siapa? Dia bapaknya ketua partai. Bapak dia DPR. Bapak dia MK'. Lalu, sahabat dari ketua geng ini mengakui, 'Lu jangan macem-macem. Bapak gue ketua partai sekarang'," kata RE.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Bullying Masih Marak, Anggota DPR: Kita Butuh UU Anti-Perundungan

3 hari lalu

Gibran Gandeng Eks Hakim MK, Dikawal 9 Pengacara Hadapi Gugatan Ijazah di PTUN

3 hari lalu

Kuasa Hukum Pastikan Semua Ijazah Gibran bakal Ditunjukkan di PTUN: SD, SMA hingga S1

4 hari lalu

Anggota DPR Gandeng Mendikdasmen, Perangi Bullying dan Kekerasan Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal