Polisi Sebut Pelaku Aborsi Ilegal Bukan Dokter, Tak Punya Keahilan Bidang Kandungan

Ari Sandita Murti
Polda Metro Jaya merilis kasus aborsi ilegal di Bekasi. (Foto Sindonews).

JAKARTA, iNews.id - Polisi menyebut pelaku aborsi ilegal inisial IR di Pedurenan, Bekasi bukan seorang dokter. Bahkan pelaku tak memiliki kompetensi bidang kedokteran kandungan. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pelaku hanya belajar melakukan perbuatan tersebut di tempat aborsi sebelumnya.

"IR ini sebagai pelaku yang melakukan aborsi, dia tidak memiliki kompeten sebagai tenaga kesehatan, apalagi jadi dokter," ujar Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, belajar melakukan aborsi berdasarkan pengalamannya saat dpernah bekerja di klinik aborsi. Di klinik aborsi itu, dia mempelajari tentang kegiatan aborsi selama kurang lebih empat tahun.

"Saat bekerja di klinik aborsi tahun 2.000 itu IR tugasnya bagian membersihkan. Dia lalu belajar melakukan tindak aborsi," tuturnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Aliansi Advokat Laporkan Komisioner KPU ke Polda Metro Buntut Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024

2 hari lalu

Viral Petasan di Jam 1 Dini Hari saat Acara Maulid Nabi, Warga Lapor ke Polda Metro

2 hari lalu

Stafsus Menag Dampingi Korban Penganiayaan Perkara Petasan Acara Maulid ke Polda Metro untuk Dapatkan Keadilan

3 hari lalu

BEM UI Laporkan Kasus Penganiayaan Koordinator Sospol Hafiz Hernanda ke Polda Metro Jaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal