“Kalau yang dirusak sementara bangunan saja. Kebetulan ini pos, ya pos tetap, tapi untuk sarana di dalam ada AC, ada kaca dan lain sebagainya, itu saja yang dirusak,” katanya.
Sudarmo mengungkapkan perusakan Pos Polisi Slipi bukan kali pertama terjadi. Kejadian serupa pernah berlangsung pada 2025.
“Ini sudah tahun yang lalu, tahun 2025, sama juga kejadiannya, ini dirusak juga. Ini yang kedua kali,” ucapnya.
Untuk memperkuat pengamanan dan mengantisipasi gangguan di kawasan Slipi, Satlantas Polres Metro Jakarta Barat mendapat tambahan personel dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
“Untuk petugas penambahan kita ada dapat BKO dari Ditlantas Polda Metro Jaya nanti ada kurang lebih ada lima orang di sini, khusus untuk di Slipi saja,” tuturnya.