PPKM Darurat di Tangerang, Banyak Warga Mengaku Nakes agar Lolos Penyekatan 

Isty Maulidya
Polisi menjaga pos penyekaran di perbatasan Tangerang dengan Jakarta di masa PPKM Darurat. (Foto MNC Portal).

"Itu yang menjadi kesulitan kita dilapangan karena 1001 alasan ada yang alasannya pegawai apotek, rumah sakit, padahal itu hanya keterangan yang dibuat buat jadi kita harus membuktikan dengan identitas," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menegaskan bahwa pelaksanaan PPKM Darurat ini agar dilaksanakan secara ketat dengan mengindahkan tindakan yang humanis dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait aturan PPKM Darurat.

"Informasikan kepada masyarakat, perusahaan serta pelaku - pelaku usaha terkait aturan ini, lakukan secara humanis, tindak tegas apabila ada pelanggaran agar PPKM Darurat ini bisa berhasil memutus rantai penyebaran Covid-19," tegas Arief.

Selain itu, Arief juga menyampaikan bahwa dari jajaran TNI dan Polri akan menambah personil untuk membantu menegakan PPKM Darurat di wilayah Kota Tangerang.

"Dalam melaksanakan PPKM Darurat ini, kami juga dibantu oleh TNI dan Polri serta menambah personil di beberapa wilayah untuk menegakan PPKM Darurat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pramono Minta Dinkes DKI Awasi Nakes, Tindak Tegas jika Hina Pasien BPJS

2 hari lalu

Kemenkes Buka Suara soal Kasus Viral Dokter dan Nakes Komentar Sadis ke Pasien BPJS

3 hari lalu

Cibir Pasien BPJS yang Antre 8 Jam di IGD, Oknum Nakes Akui Tak Profesional

3 hari lalu

Dokter dan Nakes Gercep Minta Maaf usai Pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal