BEKASI, iNews.id - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat lonjakan jumlah sampah selama libur Idulfitri 1442 Hijriah. Lonjakan terjadi diduga akibat dampak larangan mudik oleh pemerintah yang berlaku 6-17 Mei 2021.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno menjelaskan lonjakan produksi sampah pada libur Lebaran tercatat mencapai 40 persen dari hari biasa.
”Sampah selama libur hari raya Lebaran mengalami peningkatan sangat drastis mencapai 40 persen,” ujar Peno Suyatno di Bekasi, Rabu (26/5/2021).
Menurut dia, biasanya setiap hari sampah yang diangkut ke TPA Burangkeng yang berada di Kecamatan Setu sebanyak 600 ton. Namun, kata dia, sampah yang diangkut ke TPA tersebut selama Lebaran mencapai sekitar 900 ton per harinya. Peno menuturkan melimpahnya sampah disebabkan banyak warga tidak mudik atau pulang kampung dan merayakan Idulfitri di rumahnya.
"Berbeda dari tahun sebelumnya, sampah Lebaran kali ini memang sangat banyak,” katanya.