Heru juga memaparkan realisasi investasi DKI Jakarta pada triwulan IV (Oktober-Desember) 2025. Selama periode tersebut, realisasi PMDN Jakarta kembali menjadi yang tertinggi secara nasional dengan nilai Rp44,1 triliun. Sementara itu, realisasi PMA tercatat mencapai 1,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp22,7 triliun.
Total realisasi investasi PMDN dan PMA Jakarta pada triwulan IV 2025 mencapai Rp66,8 triliun atau menyumbang 13,4 persen dari total realisasi investasi nasional.
"Capaian ini meningkat 33,3 persen secara year on year dibandingkan triwulan IV 2024 yang tercatat sebesar Rp50,1 triliun,” kata Heru.
Dia berharap capaian realisasi ini memberikan dampak nyata terhadap perekonomian DKI Jakarta, terutama melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas usaha, dan penguatan struktur ekonomi daerah yang berkelanjutan.