RPA Perindo dan P2TP2A Bahas Kasus Kekerasan Seksual Bocah 5 Tahun di Tangsel

hambali
Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina, mendatangi P2TP2A Tangsel untuk membahas kelanjutan proses kasus kekerasan seksual bocah 5 tahun. (Foto: Hambali)

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Tangerang Selatan (Tangsel) di Rawa Buntu, Serpong, Senin (24/7/23). Kedatangan mereka untuk membahas perkembangan kasus kekerasan seksual terhadap bocah di Ciputat berinisial AL (5). 

Total ada 3 pelaku yang juga di bawah umur dan belum diproses hukum.

"Ini sebagai bentuk upaya RPA Perindo memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan kepada korban," kata Ketua RPA Perindo, Jeannie Latumahina.

Ketiga pelaku kekerasan seksual itu yakni AS (14), EJ (13), dan YO (7). Jeannie berharap, pelaku yang masih berusia tujuh tahun dibina oleh Bapas dan tidak dikembalikan ke keluarga. 

Sedangkan dia meminta agar dua pelaku lain dapat diproses sesuai Undang-Undang (UU) yang berlaku.

"Penanganan kasus yang buruk dan lama oleh Polres Tangsel mengakibatkan korban dan orang tua korban sering di-bully masyarakat, karena  pelakunya masih berkeliaran bebas selama satu tahun," ucapnya.

Menurut Jeannie, penanganan kasus kekerasan seksual itu jangan sampai berhenti, sebab akan menghilangkan kepastian hukum bagi korban.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 hari lalu

Bocah 7 Tahun Ditinggal Ayah di Ketinggian 2.000 Mdpl Gunung Fuji, cuma Dibekali Camilan

17 hari lalu

Terbongkar Modus Eks Pelatih Panjat Tebing Diduga Lecehkan Atlet, 5 Orang Jadi Korban

18 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Tetapkan Eks Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Tersangka Kekerasan Seksual

26 hari lalu

Anak Curhat ke Guru Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ayah Kandung Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal