Santri Ponpes di Bogor Diduga Dianiaya Senior, Curhat ke Ibunya Digebuki 1,5 Jam hingga Pingsan

Putra Ramadhani
Santri diduga dianiaya seniornya di Bogor. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Kita sudah mendapatkan LP dari salah satu korban didampingi orang tuanya melaporkan diduga telah terjadi penganiayaan, sudah kita terima laporannya di tanggal 7 Mei. Korban ada dua, yang lapor satu orang. Jadi tetap satu laporan untuk dua korban dan korban dua-duanya sudah kita visum," ucap Zulkernaidi.

Menurut dia, pihaknya belum bisa membeberkan kasus ini secara rinci karena masih dalam pendalaman. Sehingga, nantinya baru bisa diketahui secara pasti motif maupun yang lainnya dalam kasus ini.

"Tahapan-tahapan kita sudah kita klarifikasi korban. (Nanti) penambahan saksi, pendalaman, klarifikasi yang diduga, baru pendalaman, gelar perkara baru dinaikan ke sidik," tutur Zulkernaidi.

Adapun polisi sudah menerima keterangan secara lisan dari pihak pondok pesantren. Di mana, dugaan penganiayaan itu terjadi di luar jam sekolah.

"Baru dapat keterangan secara lisan dari kepala asrama, karena dari pihak sekolah menyatakan itu (dugaan penganiayaan) kejadian di luar jam sekolah, karena kejadian sudah malam hari tentunya yang bertanggungjawab kepala asramanya," tutupnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingatkan Gaji Polisi dari Rakyat: Layani Mereka, Jangan Menyusahkan

57 tahun lalu

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Komitmen Pelayanan Semakin Presisi dan Humanis

57 tahun lalu

Jelang Upacara Hari Bhayangkara, Begini Situasi di Satlat Korbrimob Cikeas

57 tahun lalu

Sita Aset Hanania Group, Polda Metro: Bisa untuk Berangkatkan Jemaah Kembali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal