Satpol PP DKI: Warga yang Tak Pakai Masker Menurun Drastis

Antara
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Arifin. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan warga DKI Jakarta menurun signifikan selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penurunan pelanggaran itu terkait semakin disiplinnya warga Ibu Kota menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta Arifin menyebutkan, penurunan itu terjadi pada pertengahan September hingga awal Oktober 2020. Pada periode PSBB transisi pertama kali diterapkan, sempat tertinggi dalam sepekan dengan 20.504 pelanggaran masker pada Agustus.

"Saat PSBB ketat lagi, turun drastis dengan total penindakan pelanggar masker dalam seminggu jadi 9.300 orang. Itu menunjukkan terjadi penurunan yang luar biasa," katanya saat dihubungi, di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Arifin mengatakan, secara kumulatif hingga Minggu, 11 Oktober 2020 sebanyak 37.863 pelanggar penggunaan masker telah dijaring para petugas dari enam wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta. Rinciannya, 35.525 orang diberikan sanksi sosial untuk membersihkan fasilitas umum dan 2.328 membayar denda sesuai ketentuan selama PSBB.

Untuk tingkat kota, Arifin memaparkan, penindakan pelanggaran masker ditemukan paling banyak di Jakarta Pusat. "Hasil operasi di Jakarta Pusat memang melakukan penindakan yang cukup efektif. Artinya bergerak di semua sektor hingga dalam penindakan masker Jakarta Pusat itu memang yang tertinggi," tuturnya.

Setelah Jakarta Pusat, penindakan paling banyak dilakukan di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Arifin mengharapkan masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan ketat lewat 3M yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak meski mulai hari ini Jakarta memasuki kembali PSBB transisi.

"Kita tetap akan lakukan pengawasan ketat untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 sesuai Pergub 101/2020, tetap kita lakukan karena jangan sampai kemudian PSBB transisi yang baru ini mengembalikan kita untuk menarik rem darurat lagi," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

9 hari lalu

Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Dokter Imbau Tetap Pakai Masker

9 hari lalu

Erupsi Anak Krakatau, DPRD DKI Wanti-Wanti Pedagang Masker: Jangan Naikkan Harga Semaunya

9 hari lalu

Masker Diburu Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau, Polisi Ingatkan Penjual Tak Getok Harga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal