Shane mengaku telah memaafkan Mario meski telah membuat keterangan palsu tentang dia hingga membuatnya terjerumus dalam perkara penganiayaan David. Dia berjanji bakal menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar bisa menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya.
Dia berharap majelis hakim menerima pembelaannya, sehingga dia bisa dibebaskan dari segala tuduhan di kasus penganiayaan David. Bila tidak, dia berharap hakim bisa memberikan putusan hukuman seringan-ringannya.
"Apabila yang mulia, ketua dan anggota majelis hakim sebagai wakil Tuhan yang mengutus perkara ini berkenan memberikan putusan bebas kepada saya atau setidaknya putusan lepas dari tuntutan. Namun, apabila majelis hakim yang mulia berbeda pendapat lain, sudi kiranya memberikan putusan seringan-ringannya bagi saya," katanya.
Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan yang menyaksikan persidangan ikut menangis. Dia tak sanggup melihat anaknya itu duduk di kursi terdakwa membacakan pembelaan atas tuntutan Jaksa yang dinilainya sangat berat.