Shane Lukas Merasa Jadi Korban di Kasus Penganiayaan David, Nangis Minta Dibebaskan

Ari Sandita Murti
Shane Lukas merasa menjadi korban di kasus penganiayaan David Ozora. Dia menangis meminta hakim membebaskannya dari seluruh tuduhan. (Foto: Ari Sandita Murti)

Shane mengaku telah memaafkan Mario meski telah membuat keterangan palsu tentang dia hingga membuatnya terjerumus dalam perkara penganiayaan David. Dia berjanji bakal menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar bisa menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya.

Dia berharap majelis hakim menerima pembelaannya, sehingga dia bisa dibebaskan dari segala tuduhan di kasus penganiayaan David. Bila tidak, dia berharap hakim bisa memberikan putusan hukuman seringan-ringannya.

"Apabila yang mulia, ketua dan anggota majelis hakim sebagai wakil Tuhan yang mengutus perkara ini berkenan memberikan putusan bebas kepada saya atau setidaknya putusan lepas dari tuntutan. Namun, apabila majelis hakim yang mulia berbeda pendapat lain, sudi kiranya memberikan putusan seringan-ringannya bagi saya," katanya.

Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan yang menyaksikan persidangan ikut menangis. Dia tak sanggup melihat anaknya itu duduk di kursi terdakwa membacakan pembelaan atas tuntutan Jaksa yang dinilainya sangat berat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pelaku Utama Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bekasi Ditangkap

13 hari lalu

Komentar Menohok Rieke Diah Pitaloka Dicap Terlalu Ikut Campur di Kasus Erin Vs Eks ART

13 hari lalu

Erin Wartia Bisa Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan ART? Ini Faktanya!

13 hari lalu

Geger! Eks ART Erin Dapat Dukungan Penuh Rieke Diah Pitaloka di Kasus Dugaan Penganiayaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal