Shane Lukas Merasa Jadi Korban di Kasus Penganiayaan David, Nangis Minta Dibebaskan

Ari Sandita Murti
Shane Lukas merasa menjadi korban di kasus penganiayaan David Ozora. Dia menangis meminta hakim membebaskannya dari seluruh tuduhan. (Foto: Ari Sandita Murti)

Shane mengaku telah memaafkan Mario meski telah membuat keterangan palsu tentang dia hingga membuatnya terjerumus dalam perkara penganiayaan David. Dia berjanji bakal menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar bisa menjadi orang yang lebih baik lagi ke depannya.

Dia berharap majelis hakim menerima pembelaannya, sehingga dia bisa dibebaskan dari segala tuduhan di kasus penganiayaan David. Bila tidak, dia berharap hakim bisa memberikan putusan hukuman seringan-ringannya.

"Apabila yang mulia, ketua dan anggota majelis hakim sebagai wakil Tuhan yang mengutus perkara ini berkenan memberikan putusan bebas kepada saya atau setidaknya putusan lepas dari tuntutan. Namun, apabila majelis hakim yang mulia berbeda pendapat lain, sudi kiranya memberikan putusan seringan-ringannya bagi saya," katanya.

Ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan yang menyaksikan persidangan ikut menangis. Dia tak sanggup melihat anaknya itu duduk di kursi terdakwa membacakan pembelaan atas tuntutan Jaksa yang dinilainya sangat berat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
4 hari lalu

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terbukti Aniaya Warga, Divonis 10 Bulan Penjara

4 hari lalu

Kuasa Hukum Bharada Valdo Desak CCTV Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dibuka

6 hari lalu

Viral Pegawai SPPG di Bogor Dicambuk, BGN Investigasi

17 hari lalu

BEM UI Ungkap Kronologi Penganiayaan Hafidz Hernanda, Diancam Dibunuh-HP Dirampas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal