Solusi Banjir Jakarta, Sandi akan Relokasi Warga ke Rusun

Wildan Catra Mulia
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Foto : iNews.id)

Sandi mengaku sebagian warga sudah mau direlokasi, tetapi  juga tidak sedikit yang menolak. Menurut dia, hal itu wajar mengingat warga sudah berpuluh-puluh tahun tinggal di lokasi tersebut. Sandi ingin menggunakan pendekatan dialog untuk merelokasi warga, selain itu juga akan memperlihatkan kepada warga tempat tinggalnya yang baru sebelum direlokasi.

“Dari tempatnya yang kita siapkan untuk mereka, supaya ada touch and feel di mana mereka akan tinggal setelah (direlokasi). Rata-rata mereka sudah puluhan tahun di sana. Dan mereka sudah nyaman. Waktu diketok-ketok itu, kalian melihat sendiri begitu. Tidak mau kan disuruh ini (relokasi),” ujar Sandi.

Menurut dia, beberapa warga yang setuju direlokasi meminta untuk tinggal di rusun yang tidak jauh dari tempat mereka tinggal sebelumnya. Misalnya warga Kampung Arus, Cawang Jakarta Timur.

“Mereka maunya dicariin rumah susun di sekitar situ. Kalau di dekat Cawang itu ada beberapa rusun yang mungkin bisa kita relokasi mereka,” ucap dia.

Menurut Sandi, proyek ini harus segera direalisasi mengingat ancaman banjir terus menghantui warga di bantaran sungai Ciliwung. Sandi mengatakan, jika tidak ada kendala, tahun ini sudah mulai proses relokasi warga.

“Kemarin  saya bicara sama pak wali kota, kalau memang sudah bisa terpetakan dari warga yang sepakat itu mestinya bisa dieksekusi tahun ini. Yang tidak mau udah, biarin saja, tinggal. Kita sudah biasa, padahal kalau misalnya airnya naik sedikit lagi, berbahaya buat mereka. Mereka mungkin sudah biasa tapi kan kita ingin kehidupan dan anak cucu mereka lebih baik lagi ke depan,” kata Sandi.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Januari 2027, Pramono: MRT-Mikrotrans Menyusul

16 hari lalu

Pemprov DKI Putuskan Jalur Sepeda Tetap Ada, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Pramono Buru Pelaku Perusakan CCTV di Pejompongan saat Demo

2 bulan lalu

Pramono soal Tarif Parkir Jakarta Naik jadi Rp60.000 per Jam: Bukan Angka dari Pemerintah DKI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal