Tarif RSUD di Jakarta Disesuaikan, Pramono Jamin Pasien BPJS Berobat Tetap Gratis

Rizky Agustian
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: iNews.id)

Besaran tarif baru tetap mempertimbangkan kewajaran dan keterjangkauan. Pemprov DKI juga telah membandingkan tarif tersebut dengan rumah sakit lain yang setara agar penyesuaian tidak berada di luar rentang yang wajar.

"Sehingga ini yang kemudian harus ada penyesuaian dan ketika diajukan penyesuaian karena tidak memberatkan. Ini bagi warga yang mampu," katanya.

Penyesuaian tarif dilakukan seiring meningkatnya biaya operasional rumah sakit. Komponen tersebut antara lain obat-obatan, alat kesehatan, listrik, air, makanan pasien, linen, serta berbagai kebutuhan pelayanan lainnya.

Selain itu, sejumlah RSUD milik Pemprov DKI Jakarta kini juga telah memiliki layanan yang bersifat VIP.

Pramono mengatakan kebijakan tersebut diperlukan agar subsidi pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran. Dengan penyesuaian tarif bagi pengguna layanan non-BPJS yang mampu, subsidi tidak perlu diberikan kepada masyarakat yang sebenarnya memiliki kemampuan membayar.

"Tentunya kalau kita tidak sesuaikan tarifnya, maka kita akan mensubsidi bagi orang yang mampu, orang yang mempunyai kemampuan untuk datang ke rumah sakit itu," ucap Pramono.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pramono Ingin Jakarta Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Sebut Budaya Ngopi Makin Masif

2 hari lalu

Pramono bakal Evaluasi Tarif LRT Jakarta usai Flat Rp5.000: agar Subsidi Tak Terlalu Berlebihan

3 hari lalu

Pramono Ungkap 3 Pemicu Kebakaran di Jakarta, Korsleting Listrik Paling Dominan

3 hari lalu

Pramono Ungkap Kemarau Jakarta Berlangsung hingga 2027, Warga Diminta Waspada Kebakaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal