Tumpukan Sampah Tutupi Akses SD di Jakbar, Pramono Ancam Sanksi Perusahaan Sampah Ilegal

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengancam akan memberi sanksi perusahaan sampah ilegal. (Foto: iNews.id)

"Kemudian begitu ada persoalan, mereka seakan-akan menghilang dan Pemerintah DKI Jakarta yang harus melakukan pembersihan. Dan itu terjadi tiga, empat tempat yang terakhir ini viral. Maka untuk itu, yang pertama saya sudah minta untuk diambil tindakan tegas," ucapnya.

Dia meyakini pengumuman identitas pelaku akan memengaruhi kredibilitas perusahaan tersebut sehingga para pelaku usaha Horeka tidak lagi menggunakan jasanya.

"Pada saatnya nanti semua akan kita umumkan kepada publik. Dan kami akan minta kepada Horeka, hotel, restoran, kafe yang selama ini dilayani oleh mereka untuk tidak menggunakan jasa mereka," sambungnya.

Sementara itu, dia telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta membersihkan lokasi setelah menerima video kondisi tumpukan sampah pada Jumat (7/8/2026).

"Tadi pagi kebetulan saya mendapatkan video tentang itu dan saya langsung meminta kepada Dinas LH, Pak Dudi, untuk segera membersihkan," ungkap Pramono.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pramono Beberkan Alasan Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta

2 hari lalu

Pramono: Hubungan Baik Umara dan Ulama Tanda Tata Kelola Pemerintahan Berjalan Optimal

2 hari lalu

Pelajar Tewas Terlindas Truk Sampah di Jaktim, Pramono Minta Jalan Licin Segera Ditangani

3 hari lalu

Pramono Minta Pasar Kramat Jati Ditata usai Pelajar Tewas Tertabrak Truk 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal