Waspada Sertifikat Tanah Palsu Beredar di Tangsel, Ini Kata Kepala BPN

hambali
Kantor ATR/BTN Kota Tangerang Selatan. (Foto: MPI/Hambali)

"Kami lihat dalam banyak kasus kita langsung cap itu bukan produk BPN. Sekarang tergantung, kalau si orangnya sendiri kemudian langsung mengadu ya kita memberikan penguatan untuk pengaduan dia itu," ucapnya.

Menurutnya, sertifikat asli selalu memiliki salinan buku tanah yang tersimpan di BPN sehingga masyarakat bisa mengetahui keaslian dokumen tersebut dengan cara mengecek langsung ke kantor BPN.

"Jadi tidak akan mungkin orang punya sertifikat kalau tidak ada salinan buku tanah di BPN, berarti palsu. Sekarang kalau dia punya sertifikat cek aja ke BPN, pak nomor hak sekian atas nama si anu ada nggak datanya di BPN," ujarnya.

Secara fisik, perbedaan sertifikat palsu memang sulit terlihat jika disandingkan dengan yang asli. Oleh karenanya yang paling mungkin dilakukan guna mengetahui keaslian dengan mendatangi Kantor BPN. Prosesnya pun tak sampai sehari dengan biaya Rp50.000 yang disetor ke negara.

"Sulit dibedakan, karena sekarang zaman semakin canggih kan. Jadi jangan ragu, langsung datang nanti petugas kami yang bantu cek," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

RUPSLB BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Susunan Terbarunya

14 hari lalu

Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Digerebek, Polisi Pastikan Belum Sempat Beredar

14 hari lalu

Polda Metro Bongkar Pabrik Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel, Tangkap 4 Orang

31 hari lalu

Kementerian ATR Uji Coba Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Mulai 17 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal