100 Hari Pimpin BGN, Sudaryono Tutup Permanen 2.000 Dapur MBG Tak Penuhi Syarat

Rohman Wibowo
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Foto: Rohman Wibowo)

"Ada dapur yang berdiri di sebelah kandang babi dan memasak di bawah sarang walet, ini gila dan demonstrasi kebodohan, sehingga lebih dari 2.000 dapur yang tidak memenuhi syarat sanitasi langsung kami tutup permanen," tuturnya.

Selain persoalan sanitasi, BGN juga menemukan dugaan penggunaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) palsu untuk mendukung operasional dapur. Menurut Sudaryono, dokumen administrasi tidak dapat menjadi satu-satunya tolok ukur kelayakan apabila kondisi fasilitas di lapangan tidak memenuhi standar.

"Ada juga praktik SLHS palsu yang semuanya sekarang sudah diperiksa polisi, karena punya sertifikat saja belum tentu dapurnya layak, apalagi yang sama sekali tidak punya," ucap Sudaryono.

BGN juga menyoroti sejumlah persoalan dalam penanganan bahan pangan. Di antaranya, insiden di Karo ketika ikan mentah disebut dibiarkan pada suhu ruang selama lebih dari 12 jam karena kapasitas freezer tidak mencukupi.

Temuan lain mencakup pembelian telur puyuh kupas matang di Cirebon yang kebersihannya dipersoalkan serta penggunaan bumbu kacang instan di Bogor yang disebut tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Sudaryono menegaskan, pengelola dapur yang terbukti melakukan kelalaian serius dan disengaja akan dikenai sanksi tegas, termasuk penutupan permanen.

"Dalam seratus hari ini kami tegaskan, semua kelalaian operasional yang disebabkan oleh unsur kesengajati hukumannya adalah ditutup secara permanen," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Klaim Kepala BGN, Selamatkan APBN Rp44 Triliun dari Pemborosan MBG dalam 100 Hari Kerja

2 hari lalu

BNPPDT dan KSP Petakan Program Prioritas Daerah Terpencil, Dorong Akses MBG hingga CKG 

2 hari lalu

417 Siswa SMP di Dramaga Bogor Keracunan Massal Menu MBG, Dilarikan ke 3 RS

3 hari lalu

Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tak Cair, BGN Beberkan 3 Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal