238 Jemaah Haji Indonesia yang Sakit Disafariwukufkan

Sucipto
Sebanyak 238 jemaah haji Indonesia yang sakit dan disafariwukufkan. (Foto MPI).

Andi Ardjuna menjelaskan sejumlah kriteria jemaah sakit yang bisa disafariwukufkan. Pertama, transportable. 

"Jemaah bisa dibawa dengan sarana transportasi bus menuju Arafah tanpa ada kendala," jelasnya.

Kedua, hemodinamic. Kriteria ini berkenaan dengan tensi dan tekanan darah darah jemaah yang stabil, dalam kondisi yang memungkinkan untuk disafariwukufkan. "Ketiga, tidak terjadi inspeksi akut," sebutnya.

Jemaah safari wukuf ini diberangkatkan dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Makkah. Mereka diberangkatkan dengan 15 bus, terdiri atas 6 bus baring dan 9 bus duduk. 

"Untuk bus duduk, rata-rata diisi 25 jemaah. Sementara untuk bus baring, diisi delapan jemaah. Setiap bus ada petugas pendamping, terdiri atas satu dokter, dua perawat, satu petugas membantu menyuapi makan jemaah, serta tim pembimbing ibadah," kata Ardjuna.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mensesneg Bantah Kabar Pratikno Mundur: Sakit Saja Nggak, Apalagi Mengundurkan Diri

3 hari lalu

Heboh Kabar Pratikno Sakit dan Mundur dari Menko PMK, Istana Ungkap Hal Ini

7 hari lalu

Ini Alasan Orang Sakit Dilarang Keras Olahraga

7 hari lalu

Kenali Rhabdomyolysis, Kondisi Berbahaya akibat Memaksa Olahraga saat Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal