"Karena Jakarta bagian dari Pemerintah Republik Indonesia, demokrasi dijalankan, saya sekali lagi mengharapkan siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta jangan kemudian merusak fasilitas publik, mengganggu ketertiban umum, dan juga melakukan anarki," kata Pramono di Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026).
Pramono juga berharap aparat kepolisian bersama TNI dapat menjaga situasi tetap kondusif selama demonstrasi berlangsung. Dia ingin aksi penyampaian aspirasi berjalan aman dan nyaman bagi seluruh pihak.
"Sehingga dengan demikian saya berharap betul bahwa kepolisian dibantu dengan TNI dan tentunya kita semua menjaga agar besok demonstrasi yang terjadi di Jakarta, kalau memang ada, berlangsung dengan happy-happy, nyaman-nyaman aja," tuturnya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya mengajak masyarakat menjaga fasilitas umum dan ruang publik selama aksi berlangsung. Polisi menekankan pentingnya menghormati hak peserta demonstrasi untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya.
“Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Semua memiliki hak yang perlu kita hormati,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Selasa (27/10/2026).