300 Terpidana Mati Belum Dieksekusi, Jaksa Agung Ungkap Penyebabnya

riana rizkia
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. (Foto: Istimewa)

Dia mengakui banyak tantangan diplomatik yang juga akan dihadapi pemerintah untuk benar-benar bisa melaksanakan hukuman mati. 

"Kita pernah beberapa kali bicara waktu itu masih Menteri Luar Negerinya Ibu (Retno Marsudi), 'Kami masih berusaha untuk menjadi anggota ini, anggota ini, tolong jangan dulu (dieksekusi), nanti kami akan diserangnya nanti," tuturnya.

Namun, Burhanuddin mengatakan eksekusi mati terhadap WNA juga akan berdampak pada WNI yang terlibat dalam masalah hukum di luar negeri.

"Saya bilang, '(WN) China bagaimana kalau kami eksekusi?' Kebetulan di sana eksekusi mati masih berjalan. Apa jawabnya Bu Menteri pada waktu itu? 'Pak kalau orang China dieksekusi di sini, orang kita di sana akan dieksekusinya'," ucapnya.

"Jadi memang sangat-sangat saya bilang capek-capek kita udah nuntut hukuman mati, (tapi) tidak bisa dilaksanakan. Itu mungkin problematika kita," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mabuk dan Bikin Onar di Sukabumi, Bule Amerika Serikat Diusir dari Indonesia

5 hari lalu

Jaksa Agung ST Burhanuddin Mutasi Besar-besaran! Ganti 90 Kajari

5 hari lalu

Prabowo Guyon Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan, Disambut Gelak Tawa

6 hari lalu

Momen Hangat Kapolri dan Jaksa Agung Duduk Berdampingan di Pelantikan IPDN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal