7 Juta Orang Indonesia Terdeteksi Hipertensi, Menkes Buka Suara!

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Mei Sada Sirait)

“Ini harusnya angkanya tuh 5,6 juta. Sekarang kita baru 755.000. Itu PR-nya kita,” kata Budi.

Dia menegaskan, masyarakat yang terdeteksi mengalami hipertensi dapat mengakses pengobatan secara gratis melalui puskesmas. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, tetapi melanjutkan dengan konsultasi dan pengobatan sesuai kebutuhan medis.

Budi menjelaskan, pasien hipertensi perlu menjalani pengobatan secara rutin serta memeriksakan tekanan darah setiap bulan. Pemantauan berkala diperlukan untuk mengetahui efektivitas pengobatan dan memastikan tekanan darah dapat terkendali.

“Padahal pengobatan ini sifatnya gratis, bisa dilakukan di Puskesmas. Nanti diharapkan sesudah berapa bulan kita kontrol, karena begitu dia diobati, tiap bulan harus diukur tuh tekanan darahnya,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan juga tengah mengumpulkan data untuk mengevaluasi perkembangan pasien setelah menjalani pengobatan. Evaluasi ini diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui sejauh mana penanganan hipertensi berhasil memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
17 jam lalu

Kasus TBC di Indonesia Turun dalam 2 Tahun Terakhir, Menkes Tetap Ingatkan Bahaya Penularan

1 hari lalu

Asap Karhutla Masih Berbahaya, Menkes Minta Warga Tetap di Rumah!

5 hari lalu

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Menkes Siapkan Rumah Oksigen

10 jam lalu

Apa Itu Virus Shamonda yang Kini Bisa Menular ke Manusia? Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal