JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan layanan rumah oksigen di puskesmas wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin juga menginstruksikan penambahan masker, alat konsentrator oksigen, serta pasokan obat-obatan, terutama untuk menangani infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Instruksi tersebut disampaikan Menkes Budi dalam rapat koordinasi penanganan karhutla bidang kesehatan di Jakarta, Sabtu (17/10/2026). Rapat itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono serta perwakilan dinas kesehatan dari tujuh provinsi terdampak.
Ketujuh provinsi tersebut meliputi Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Koordinasi juga melibatkan kepala puskesmas dan kepala unit pelaksana teknis (UPT) Kemenkes untuk memastikan kebutuhan penanganan kesehatan di daerah dapat terpenuhi.
Menkes meminta tambahan 500 ribu masker untuk setiap provinsi terdampak, disertai oxygen concentrator (OC) dan pasokan obat-obatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.