9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

Niko Prayoga
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap banyak rumah sakit rusak parah akibat gempa M7,7 NTT. (Foto: Niko Prayoga)

Layanan yang menjadi prioritas meliputi operasi trauma, pelayanan ibu dan anak serta hemodialisis atau cuci darah.

"Target paling lama satu Minggu, seluruh RSUD harus bisa melakukan operasional dasar. Fokus ke layanan Operasi Trauma, Ibu dan Anak, Hemodialisa," kata Agus.

Sementara untuk puskesmas, pemulihan ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu.

"Diharapkan dalam 2 minggu seluruh Puskesmas yang rusak sudah beroperasi minimal kembali, fokus ke layanan ibu hamil, melahirkan dan imunisasi," sambungnya.

Khusus RSUD Nagekeo, pemerintah menyiapkan set rumah sakit mobil yang dilengkapi fasilitas ruang operasi untuk mendukung pelayanan medis selama fasilitas utama belum dapat digunakan.

Selain itu, RSUD Borong disiapkan sebagai rumah sakit rujukan dengan waktu tempuh sekitar dua jam, sedangkan Rumah Sakit Komodo menjadi alternatif rujukan dengan waktu tempuh sekitar empat jam dari Nagekeo.

Agus mengatakan fasilitas tersebut disiapkan agar kebutuhan pelayanan, khususnya kasus trauma dan pasien dengan kondisi kritis, tetap dapat ditangani meski sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah terdampak masih dalam proses pemulihan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

6 jam lalu

Gempa M7,7 NTT, BNPB Bangun RS Lapangan Tangani Korban di Manggarai

6 jam lalu

Gempa NTT, AHY Fokus Buka Akses Terputus Perlancar Distribusi Bantuan

7 jam lalu

Update Gempa M7,7 NTT, 5.900 Lebih Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal