Situasi tersebut bahkan sempat menghambat evakuasi seorang ibu hamil yang mengalami komplikasi berat.
Menkes Budi menceritakan, tim kesehatan harus berpacu dengan waktu ketika menangani seorang ibu hamil di Nagekeo yang membutuhkan pertolongan medis segera.
RSUD Nagekeo yang tidak dapat beroperasi membuat pasien harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain. Persoalannya, akses menuju rumah sakit rujukan juga mengalami gangguan.
"Tadi malam juga Pak Gubernur juga sempat ikut. Kami ada satu pasien di Nagekeo yang ibu hamil melahirkan komplikasinya berat, enggak bisa dibawa karena rumah sakitnya enggak beroperasi. Yang paling dekat RSUD Borong dua jam yang baru kami bangun atau Rumah Sakit Komodo yang baru, cuma itu empat jam," ujar Budi.
Upaya evakuasi pun sempat terhambat karena jalur yang akan dilalui ambulans terputus.