90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Bapanas Amran Sulaiman mengungkap sekitar 90 persen hasil sementara pemeriksaan sampel beras fortifikasi terindikasi melanggar. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap hasil sementara pemeriksaan sejumlah sampelberas fortifikasi. Dari sampel yang diperiksa, sekitar 90 persen terindikasi melanggar berdasarkan hasil pengujianlaboratorium.

Amran menegaskan, pengawasan terhadap peredaran beras fortifikasi perlu diperkuat untuk memastikan produk yang beredar benar-benar memenuhi klaim dan standar yang tercantum pada label.

“Masalahnya, sementara kita selidiki. Tetapi sesuai hasil laboratorium, sekitar 90 persen yang kita cek terindikasi melanggar,” ujar Amran dalam keterangannya dikutip, Kamis (3/9/2026).

Amran menambahkan, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan konsumen. Produk yang dipasarkan dengan klaim memiliki kandungan vitamin atau zat gizi tertentu semestinya memenuhi kandungan yang dipersyaratkan.

“Bayangkan disampaikan bahwa fortifikasi ini beras bervitamin, ternyata tidak ada. Itu sangat merugikan rakyat,” kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

2 bulan lalu

Bapanas Usut Beras Fortifikasi, 8 Produsen Diperiksa Intensif

2 bulan lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

2 bulan lalu

Mentan Amran Tegaskan Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Targetkan Rampung 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal