Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

Rohman Wibowo
Ilustrasi beras fortifikasi oplosan dijual hingga Rp57.000 per kg. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman membongkar dugaan manipulasi peredaran beras fortifikasi skala nasional. Hasil uji laboratorium independen terhadap 25 merek menemukan produk berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dengan potensi kerugian konsumen ditaksir mencapai Rp89 triliun.

Amran mengatakan pemerintah menemukan pergeseran modus dalam dugaan kejahatan tata niaga beras. Produk yang dipasarkan sebagai beras bervitamin atau fortifikasi dengan harga tinggi disebut tidak memenuhi kandungan nutrisi sesuai label.

"Setelah kita uji di empat laboratorium kredibel, beras fortifikasi ini terbukti tidak sesuai dengan labelnya sehingga menimbulkan dugaan penipuan dengan nilai kerugian konsumen ditaksir mencapai Rp89 triliun," kata Amran dalam konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Amran menyebut sekitar 90 persen sampel beras fortifikasi yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar baku mutu pangan. 

Kementan kemudian mengumumkan 25 merek berstatus TMS menggunakan inisial, yakni WFO, WFR, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, dan TAR.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mentan Amran Soroti Praktik Perantara di Sektor Peternakan, Berpotensi Rugikan Jutaan Peternak

2 hari lalu

Mentan Amran Ancam Pecat Pegawai Bulog jika Terlibat Oplos Beras SPHP Jadi Premium

9 hari lalu

Bareskrim Polri Sita 6,4 Ton Beras Fortifikasi, 5 Merek Tak Sesuai Label

11 hari lalu

Mentan Amran Gandeng Bareskrim Usut Dugaan Mafia Pangan, Soroti Harga Ayam hingga Telur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal