90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Bapanas Amran Sulaiman mengungkap sekitar 90 persen hasil sementara pemeriksaan sampel beras fortifikasi terindikasi melanggar. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

“Ini sementara kita cek. Kita tidak boleh gegabah. Tetapi kalau terbukti tidak sesuai, tentu sangat merugikan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, perlindungan konsumen menjadi salah satu alasan penting pengawasan terhadap harga, keamanan, dan mutu pangan harus dilakukan. Masyarakat berhak memperoleh pangan yang aman, bermutu, serta sesuai dengan informasi yang tercantum pada label.

Dia menuturkan, ketidaksesuaian klaim pada beras fortifikasi juga berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Konsumen dapat mengira produk tersebut memberikan manfaat gizi tertentu berdasarkan klaim fortifikasi pada kemasan.

“Jangan sampai masyarakat membayar mahal karena ada klaim tertentu, tetapi manfaat yang dijanjikan tidak ada. Itu yang harus kita lindungi,” ujar Amran.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

2 bulan lalu

Bapanas Usut Beras Fortifikasi, 8 Produsen Diperiksa Intensif

2 bulan lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

2 bulan lalu

Mentan Amran Tegaskan Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Targetkan Rampung 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal