Abdul Mu’ti kemudian mengutip sejumlah keterampilan yang dinilai semakin dibutuhkan dalam beberapa tahun ke depan. Di antaranya kemampuan berpikir kritis, negosiasi, pemecahan masalah, beradaptasi, hingga berkolaborasi.
Menurut dia, keterampilan tersebut penting karena generasi muda akan menghadapi lingkungan global yang terus mengalami perubahan.
"World Economic Forum menyebutkan beberapa keterampilan esensial yang akan sangat dibutuhkan dalam lima tahun ke depan, di antaranya kemampuan berpikir kritis, negosiasi, pemecahan masalah, kemampuan beradaptasi, kolaborasi, serta berbagai keterampilan abad ke-21 lainnya," tuturnya.
Abdul Mu’ti pun mendorong para peserta AYIMUN memanfaatkan forum tersebut bukan sekadar untuk mengikuti simulasi diplomasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan yang dapat menjadi bekal di masa depan.
"Jadikan ajang ini kesempatan bagi Anda untuk mengembangkan kemampuan dan membangun cita cita untuk membawa nama besar Indonesia di kancah dunia," ujarnya.