Akademisi Soroti Badai PHK di Industri Media: Pengawasan Kekuasaan Bisa Melemah!

Danandaya Arya Putra
Ilustrasi media (Foto: Pixabay)

JAKARTA, iNews.id - Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) menerpa industri media di Indonesia. Fenomena ini dapat melemahkan pengawasan terhadap kekuasaan.

Akademisi ilmu komunikasi, Aan Widodo menjelaskan media sebagai pilar keempat demokrasi berfungsi mengawasi kekuasaan dan menyuarakan kepentingan publik. 

"Ini juga bisa berdampak pada keberlangsungan demokrasi. Media itu kan salah satu pilar demokrasi, fungsinya sebagai pengawas kekuasaan dan penyampai suara masyarakat. Kalau media melemah, fungsi pengawasan terhadap kekuasaan bisa ikut melemah," ujar Aan saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).

Dia meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk membantu industri media bertahan. Regulasi yang mengatur tentang digitalisasi, konten, dan kualitas informasi perlu diterbitkan.

"Atau juga bisa pelatihan digital untuk jurnalis," ucapnya.

Selain itu, kata dia, kualitas produk jurnalistik juga akan menurun. Sebab, jumlah jurnalis yang bekerja di lapangan berkurang.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Ini 10 Aturan Baru untuk Pekerja

4 hari lalu

Said Iqbal Soroti 3 Masalah di UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Siapkan Opsi Judicial Review

4 hari lalu

Aturan PHK Diperketat, Pengusaha Wajib Gaji Karyawan hingga Sengketa Berkekuatan Hukum Tetap

11 hari lalu

Denny Indrayana cs Dinilai Tak Punya Legal Standing Gugat Ijazah Gibran ke MK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal