Alasan IDI Minta Gaji Dokter Dinaikkan, Bukan Cuma soal Kesejahteraan!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi rumah sakit asing. (Foto: Freepik)

Karena itu, IDI memandang kesejahteraan dokter sebagai salah satu faktor yang turut menentukan mutu, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan kesehatan.

Pendapatan Tidak Hanya Bergantung pada Jumlah Pasien

IDI juga mengusulkan agar standar pendapatan minimum dihitung berdasarkan waktu kerja dokter, bukan jumlah pasien yang dilayani.

Dengan mekanisme tersebut, dokter tetap memperoleh pendapatan minimum sesuai jam kerjanya, meskipun jumlah pasien yang datang ke fasilitas kesehatan berbeda-beda.

Sementara itu, jumlah dan kompleksitas pasien, beban kerja, tindakan medis, keahlian tertentu, serta waktu kerja tambahan di luar 160 jam per bulan dapat menjadi komponen remunerasi atau tambahan pendapatan di atas standar minimum.

Dorong Pemerataan Dokter

Alasan lain yang menjadi perhatian IDI adalah pemerataan dan retensi tenaga medis di seluruh Indonesia.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
17 jam lalu

IDI Minta Dokter Umum di Puskesmas Daerah Terpencil Gajinya Rp52,2 Juta per Bulan!

17 jam lalu

IDI Usul Gaji Dokter Mulai dari Rp34 Juta hingga Rp110 Juta per Bulan!

25 hari lalu

PB IDI Ultimatum Dokter Seluruh Indonesia, Bijak Pakai Media Sosial!

26 hari lalu

Dokter Komen Sadis ke Pasien BPJS Dipanggil IDI, Disanksi Seberat-beratnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal