Ammar Zoni Gelisah Jelang Vonis, Sulit Tidur hingga Minta Atensi Presiden

Ravie Wardhani
Ammar Zoni tak mampu menyembunyikan kegelisahannya menjelang sidang putusan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjeratnya. (Foto: Dok)

"Saya berharap agar Bapak Menteri dan Bapak Presiden mungkin bisa menjadi atensi tersendiri untuk bisa memilah kalau saya bukan seorang napi dengan risiko tinggi (high risk)," ucapnya.

Ammar menyebut dirinya hanya seorang pecandu yang membutuhkan pengobatan, bukan bagian dari jaringan besar narkoba. Dia berharap bisa menjalani hukuman di Jakarta agar tetap dekat dengan keluarga dan anak-anaknya.

"Saya berharap tetap dekat di Jakarta menjalani sisa hukuman saya. Dan mudah-mudahan hasilnya serendah-rendahnya agar saya bisa segera pulang," katanya.

Keinginan tersebut turut dibenarkan kuasa hukumnya, Jon Mathias. Dia menilai tuntutan 12 tahun penjara tidak sebanding dengan kondisi kliennya yang disebut mengalami ketergantungan.

"Harapan kita pasti ya bebas. Ammar kan mengakui penyalahgunaan, berarti ya mohon direhabilitasi. Dia terbukti adiksi, ketergantungan, jadi harus diobati," ujar Jon.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
10 hari lalu

BNN Gerebek Kampung Bahari Jakut, Loyalis Bandar Narkoba Melawan Pakai Mercon

14 hari lalu

Polisi Tangkap Pria Penjual Obat Keras Ilegal saat Transaksi di Parkiran Tangerang

16 hari lalu

Sahroni Yakin Pilot Malaysia Bawa 26 Kg Narkoba Sindikat Profesional: Usut Tuntas!

20 hari lalu

Polres Jakpus Bongkar 68 Kasus Peredaran Obat Keras Ilegal, Tangkap 92 Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal