Ammar Zoni Gelisah Jelang Vonis, Sulit Tidur hingga Minta Atensi Presiden

Ravie Wardhani
Ammar Zoni tak mampu menyembunyikan kegelisahannya menjelang sidang putusan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjeratnya. (Foto: Dok)

"Saya berharap agar Bapak Menteri dan Bapak Presiden mungkin bisa menjadi atensi tersendiri untuk bisa memilah kalau saya bukan seorang napi dengan risiko tinggi (high risk)," ucapnya.

Ammar menyebut dirinya hanya seorang pecandu yang membutuhkan pengobatan, bukan bagian dari jaringan besar narkoba. Dia berharap bisa menjalani hukuman di Jakarta agar tetap dekat dengan keluarga dan anak-anaknya.

"Saya berharap tetap dekat di Jakarta menjalani sisa hukuman saya. Dan mudah-mudahan hasilnya serendah-rendahnya agar saya bisa segera pulang," katanya.

Keinginan tersebut turut dibenarkan kuasa hukumnya, Jon Mathias. Dia menilai tuntutan 12 tahun penjara tidak sebanding dengan kondisi kliennya yang disebut mengalami ketergantungan.

"Harapan kita pasti ya bebas. Ammar kan mengakui penyalahgunaan, berarti ya mohon direhabilitasi. Dia terbukti adiksi, ketergantungan, jadi harus diobati," ujar Jon.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Polisi Gerebek Kampung Berlan Jaktim, 7 Orang Positif Narkoba Ditangkap

8 hari lalu

Terungkap! Modus Sindikat Ketamine 1,16 Ton, Rekrut ABK Lansia dengan Dalih Angkut Minyak

9 hari lalu

Kapolda Metro Ultimatum Jajaran: Anggota yang Bermain Narkoba Berhadapan dengan Saya!

13 hari lalu

Polisi Ringkus 8 Orang terkait Kapal Pembawa 1 Ton Ketamine di Perairan Belawan Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal