Amnesty Internasional Ungkap Indonesia Beli Alat Sadap Predator hingga Pegasus di Era Jokowi

Jonathan Simanjuntak
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengungkap pembelian teknologi penyadapan Predator, Pegasus, dan FinFisher berlangsung pada era pemerintahan Jokowi. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

Dia menyebut perangkat tersebut dibeli dari perusahaan NSO Group di Israel melalui perusahaan perantara atau broker yang beroperasi di Asia Tenggara.

"Beberapa alat dan sistem penyadapan yang dibeli oleh Indonesia antara lain Predator, Pegasus, dan FinFisher," tuturnya.

Amnesty International, lanjut Usman, juga pernah menyurati kepolisian untuk meminta penjelasan mengenai pengadaan perangkat tersebut. Organisasi itu turut mendorong agar persoalan pembelian teknologi penyadapan dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Namun, Usman menilai belum ada keterbukaan dari pemerintah maupun DPR mengenai pengadaan perangkat tersebut.

"Hingga hari ini, belum pernah ada keterbukaan dari pemerintah dan DPR dalam hal pembelian alat-alat sadap dari Israel tersebut," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
10 jam lalu

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Ajukan Perlindungan 6 Saksi ke LPSK

10 jam lalu

Penyadapan Presiden Bisa Berujung Makar? Ini Penjelasan Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie

10 jam lalu

Kasus Penyadapan Prabowo hingga Ketum Parpol, PKB Minta DPR Bentuk Pansus

12 jam lalu

Komisi III DPR Panggil Kapolri Pekan Depan, Bahas Kasus Penyadapan Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal