Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

Rohman Wibowo
Ilustrasi beras fortifikasi oplosan dijual hingga Rp57.000 per kg. (Foto: Freepik)

Dari sisi harga, beras bersubsidi yang semestinya berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilogram disebut dijual bebas dengan harga mencapai Rp57.000 per kilogram.

Sementara itu, biaya riil penambahan mikronutrien vitamin diperkirakan hanya sekitar Rp1.000 per kilogram. Selisih harga rata-rata mencapai Rp22.000 per kilogram hingga Rp44.100 per kilogram.

Dengan selisih tersebut, keuntungan haram yang didapat pelaku usaha nakal diperkirakan sekitar Rp440 juta dari satu truk berisi 10 ton.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beras premium dan fortifikasi mencakup 39 persen dari total pasokan nasional. Dalam temuan Kementan, beras premium disebut mendadak menghilang dan berganti kemasan menjadi produk fortifikasi.

Praktik ini dinilai ironis karena berkaitan dengan program intervensi gizi nasional yang dibiayai anggaran negara. Subsidi beras yang ditujukan untuk melindungi kelompok rentan justru diduga dimanfaatkan spekulan untuk memperoleh keuntungan.

"Tujuan fortifikasi adalah untuk mengatasi stunting, ibu hamil, menyusui, dan orang miskin, tetapi tujuannya tidak tercapai karena harganya justru dijual jauh lebih mahal daripada beras premium maupun medium," ujar Amran.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mentan Amran Soroti Praktik Perantara di Sektor Peternakan, Berpotensi Rugikan Jutaan Peternak

3 hari lalu

Mentan Amran Ancam Pecat Pegawai Bulog jika Terlibat Oplos Beras SPHP Jadi Premium

9 hari lalu

Bareskrim Polri Sita 6,4 Ton Beras Fortifikasi, 5 Merek Tak Sesuai Label

12 hari lalu

Mentan Amran Gandeng Bareskrim Usut Dugaan Mafia Pangan, Soroti Harga Ayam hingga Telur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal