Anggota DPR Murka Ada Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras: Merendahkan Agama

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi minuman keras (foto: ilustrasi AI)

Menurut Maman, kebebasan berkreasi dan berpromosi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan sensitivitas keagamaan. Apalagi, Al-Quran memiliki kedudukan yang sangat mulia bagi umat Islam sehingga harus dihormati dalam setiap situasi.

“Promosi tentu boleh dilakukan, tetapi harus tetap beretika dan menghormati norma agama. Jangan sampai kreativitas justru berubah menjadi tindakan yang merendahkan atau menyinggung kesucian agama,” katanya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meminta pihak penyelenggara maupun pihak yang terlibat dalam aktivitas promosi tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Penyelenggara dan pelaku promosi harus bertanggung jawab. Harus ada evaluasi dan penjelasan yang terbuka mengenai bagaimana kegiatan seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Sebelumnya, The Sounds Project sebagai penyelenggara menyatakan marah, kecewa, dan mengecam perilaku yang menjadi sorotan tersebut. Mereka menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan terhadap tindakan yang menjadikan agama sebagai bahan challenge maupun sebagai bagian dari promosi produk.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 jam lalu

MUI Minta Aksi Viral Baca Al-Quran Berhadiah Miras di The Sounds Project Diproses Hukum!

7 jam lalu

Polisi Usut Viral Tantangan Hafalan Alquran demi Miras di The Sounds Project di Ancol

8 jam lalu

Fakta Baru Aksi Viral Baca Al-Quran Dapat Miras di The Sounds Project, Bikin Geleng-Geleng!

8 jam lalu

Ustaz Hilmi Firdausi Murka Al-Quran Jadi Tantangan di Booth Miras: Penistaan Agama!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal