Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Ke-2 Pandemi Covid-19

Riezky Maulana
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Foto: ist)

Bamsoet mencontohkan pengalaman warga kota Seoul di Korea Selatan (Korsel) bisa menjadi pelajaran. Hanya 2 minggu setelah menerapkan new normal pada 6 Mei 2020, pemerintah Korsel memberlakukan lagi pembatasan sosial selama 2 minggu di Seoul, mulai 29 Mei 2020 hingga 14 Juni 2020.

"Ruang publik di Korsel kembali ditutup, sedangkan sektor bisnis diminta lebih berhati-hati mengatur jam kerja. Pandemi gelombang ke-2 ini harus kita cegah agar tidak terjadi di Indonesia," katanya.

Bamsoet mendorong masyarakat bertekad menghindari pengalaman buruk warga Kota Seoul. New normal yang akan diterapkan di 4 provinsi serta 25 kabupaten/kota harus sukses dan produktif sehingga pemulihan kehidupan bisa terus berlanjut di tengah Pandemi Covid-19.

"Saya yakin dan percaya bahwa setelah sekian lama merasakan ketidaknyamanan karena pembatasan sosial, semua elemen masyarakat tentu lebih memilih konsekuensi pemulihan kehidupan yang berkelanjutan. Pemulihan kehidupan berarti karyawan bisa mulai bekerja lagi, beribadah di rumah-rumah ibadah, pasar aktif lagi sebagai titik temu penjual dan pembeli, hingga peluang bagi anak dan remaja kembali ke sekolah atau kampus," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Health
22 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
22 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
22 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
22 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal