Bareskrim Sebut Ada Sanksi Administratif untuk Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

Puteranegara Batubara
Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto . (Foto MNC Portal).

JAKARTA, iNews.id - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah mengembangkan perkara dugaan tindak pidana terkait Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA). Ada empat korporasi yang menjadi tersangka.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, terdapat koorporasi yang tengah dilalukan penyelidikan. Ia menilai, sanksi korporasi yang tengah diusut berupa administratif.

"Gagal ginjal nanti sementara (tersangka) korporasinya ya empat. Tapi nanti kan ada yang kena administrasi," kata Pipit saat dihubungi, Jumat (18/11/2022).

Diketahui, dalam kasus itu setidaknya ada empat perusahaan farmasi yang ditetapkan tersangka. Dua korporasi, ditangani oleh Bareskrim Polri, sementara dua lainnya ditangani oleh BPOM.

Adapun perusahaan yang ditangani BPOM yakni PT Yarindo Farmatama dan PT Universal Pharmaceutical Industri. Sementara tersangka korporasi yang ditangani Bareskrim Polri ialah PT Afi Farma dan CV Samudera Chemical.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
9 jam lalu

50 Pati Polri Naik Pangkat, Ada Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut

24 jam lalu

Pecah Bintang, Ada 34 Jenderal Baru Polri di September 2026

2 hari lalu

Polri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi, Diklaim Mudahkan Masyarakat

2 hari lalu

Kombes Fahrurozi Dipatsus buntut Dugaan Penipuan Investasi Rp58,5 Miliar terhadap WN Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal