BEI Siapkan Strategi Pembenahan Pasar Modal Indonesia 

Tangguh Yudha
Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik. (Foto: IDX Channel)

JAKARTA, iNews.id - Publikasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu memicu pasar saham Indonesia mengalami tekanan tajam. Untuk itu, PT Bursa Efek Indonesia menyiapkan langkah pembenahan menyeluruh.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menuturkan, BEI akan meningkatkan transparansi melalui kewajiban pengungkapan nama pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen.

Selain itu, klasifikasi data investor akan diperluas secara signifikan, dari sebelumnya hanya 9 tipe menjadi 28 tipe investor, khususnya pada kategori korporasi dan entitas lainnya.

"Untuk memastikan ke depan pasar kita lebih dalam, kami akan mengeluarkan peraturan, dan kami juga sebuah minimum reward untuk bisa tetap bertahan di Bursa Efek Indonesia dari 7,5 persen menjadi 15 persen," kata Jeffrey di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Selain itu, langkah lainnya adalah penerbitan shareholder’s concentration list, yang memungkinkan publik mengetahui saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Marah Besar IHSG Anjlok, BEI: Kami Berterima Kasih

57 tahun lalu

BEI dan OJK Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Ini, Apa yang Dibahas?

57 tahun lalu

OJK bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Kawal Transformasi BEI

57 tahun lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal