BMKG: Sejumlah Wilayah Berstatus Awas Kekeringan Ekstrem, Termasuk Jakarta Utara

Ilma De Sabrini
Kepala Subbidang Analisis dan Informasi Iklim Bandan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Adi Ripaldi. (Foto: iNews.id/ Ilma De Sabrini).

JAKARTA, iNews.id - Bandan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah wilayah akan dilanda kekeringan. Lebih dari tiga bulan terakhir tidak turun hujan di wilayah Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), DIY Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jakarta Utara.

Kepala Subbidang Analisis dan Informasi Iklim BMKG Adi Ripaldi mengatakan, Berdasarkan hasil analisis tim BMKG, sejumlah daerah tersebut berstatus awas mengalami kekeringan ekstrem. Dia menyarankan pemerintah bersiap menangani kekeringan di daerah tersebut.

"Bahkan yang paling ekstrem ada di NTT itu 157 hari enggak ada hujan," ujar Adi dalam konferensi persdi Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait cuaca di Indonesia, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).

Menurutnya, Agustus hingga September mendatang Indonesia memasuki puncak kemarau. Dia menambahkan, sejumlah wilayah di Indonesia termasuk kondisi awas karena tidak ada hujan dalam waktu yang cukup lama.

"Artinya perlu ditangani segera. 97 persen wilayah memasuki musim kemarau," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
4 hari lalu

El Nino Sangat Kuat Bikin Kemarau 2026 Makin Panjang, BMKG: Puncaknya hingga September

7 hari lalu

Kemarau Panjang, BPBD Jaksel Salurkan 44.000 Liter Air ke 195 KK Terdampak Kekeringan

10 hari lalu

Pemkot Jaktim Siagakan Truk Tangki Air, Jaga-Jaga Kekeringan Dampak Kemarau

11 hari lalu

Meruya Jakbar Dilanda Kekeringan, Pramono Pastikan Distribusi Bantuan Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal