BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Panas di Asia, Ada Gerak Semu Matahari

Dimas Choirul
Ilustrasi gelombang panas (dok. istimewa)

Gelombang panas dalam ilmu cuaca dan iklim didefinisikan sebagai periode cuaca dengan kenaikan suhu panas yang tidak biasa yang berlangsung setidaknya 5 hari berturut-turut atau lebih (sesuai batasan Badan Meteorologi Dunia atau WMO). Selain itu, untuk fenomena cuaca termasuk kategori gelombang panas, suatu lokasi harus mencatat suhu maksimum harian melebihi ambang batas statistik.

"Apabila suhu maksimum tersebut terjadi dalam rentang rata-ratanya dan tidak berlangsung lama maka tidak dikategorikan sebagai gelombang panas," kata Dwikorita.

Sebelumnya diberitakan, Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand hingga Laos telah melaporkan kejadian suhu panas lebih dari 40 derajat celsius yang telah berlangsung beberapa hari belakangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BMKG, Kota Kumarkhali di Bangladesh menjadi daerah terpanas dengan suhu mencapai hingga 51,2 derajat celsius.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa M7,6 Guncang Kolombia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!

3 hari lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Terlihat di Indonesia? Ini Kata BMKG

3 hari lalu

Gempa Bumi Dangkal M5,2 Guncang Bengkulu, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal