BMKG Ungkap Penyebab Gelombang Panas di Asia, Ada Gerak Semu Matahari

Dimas Choirul
Ilustrasi gelombang panas (dok. istimewa)

Gelombang panas dalam ilmu cuaca dan iklim didefinisikan sebagai periode cuaca dengan kenaikan suhu panas yang tidak biasa yang berlangsung setidaknya 5 hari berturut-turut atau lebih (sesuai batasan Badan Meteorologi Dunia atau WMO). Selain itu, untuk fenomena cuaca termasuk kategori gelombang panas, suatu lokasi harus mencatat suhu maksimum harian melebihi ambang batas statistik.

"Apabila suhu maksimum tersebut terjadi dalam rentang rata-ratanya dan tidak berlangsung lama maka tidak dikategorikan sebagai gelombang panas," kata Dwikorita.

Sebelumnya diberitakan, Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand hingga Laos telah melaporkan kejadian suhu panas lebih dari 40 derajat celsius yang telah berlangsung beberapa hari belakangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BMKG, Kota Kumarkhali di Bangladesh menjadi daerah terpanas dengan suhu mencapai hingga 51,2 derajat celsius.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
23 jam lalu

Gempa M6,4 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Dipicu Deformasi Lempeng di Laut Banda

3 hari lalu

BMKG Deteksi Potensi Siklonik Baru di Laut Utara Aceh: Waspada Hujan Sedang hingga Lebat

3 hari lalu

Aceh-Sumut Diguyur Hujan Ekstrem 3 Hari, BMKG Ungkap Pemicunya

4 hari lalu

BMKG Ungkap Rata-Rata Musim Hujan di Indonesia Mundur 20-30 Hari, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal