Proses kepulangan difasilitasi BNPB bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka, Dinas Sosial, TNI AL, Satpol PP, dan Basarnas. Armada disiapkan untuk mengantarkan para penyintas beserta barang-barang pribadi dan bantuan sembako menuju rumah masing-masing.
Berton mengatakan kepulangan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan berdasarkan hasil pemeriksaan masih memiliki struktur yang aman untuk ditempati.
Langkah tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan keselamatan warga. Pemerintah juga terus melakukan pendataan dan verifikasi kondisi bangunan untuk menentukan bentuk dukungan yang diberikan kepada masyarakat terdampak.
Sejak gempa bumi M7,7 Flores terjadi pada Sabtu (15/8/2026), tercatat sebanyak 300 KK atau 1.290 jiwa mengungsi di GOR Samador.
Dengan kepulangan 84 KK atau 237 jiwa, masih terdapat 216 KK atau 1.053 jiwa yang berada di lokasi pengungsian.