BNPB Sebut Ada 2 Pemicu Tsunami di Wilayah Selatan Jawa

Binti Mufarida
Ilustrasi tsunami. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut masih ada dua potensi besar yang kemudian dapat memicu munculnya tsunami di wilayah Selatan Jawa di masa depan. Khususnya yang dapat berdampak pada wilayah Kabupaten Cilacap.

Pelaksana Tugas Direktur Pemetaan dan Risiko Bencana BNPB, Abdul Muhari mengatakan hal itu berdasarkan kajian pasca tsunami Pangandaran 2006. 

Adapun potensi pertama adalah zona patahan dari wilayah selatan Banten hingga Pangandaran, yang mana menurut Muhari dapat berpotensi memicu gempa dasar laut dengan kekuatan hingga magnitudo 8,8.

“Apabila periode gempa dasar laut tersebut berlangsung hingga 30-60 detik, maka hal itu dapat dipastikan akan memicu terjadinya gelombang tsunami hingga setinggi 5 meter,” kata Muhari di Kampung Laut, Cilacap, Jawa Tengah dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (5/12/2020).

Kemudian potensi kedua menurut Muhari adalah gempa dasar laut dengan kekuatan hingga magnitudo 8,9 dengan episentrum di wilayah selatan Yogyakarta hingga Pacitan. Maka daerah Kulonprogo, Kebumen, Purworejo hingga Cilacap dapat terdampak gelombang tsunami.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Landa Cibarusah Bekasi, BNPB: 160 KK Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana saat Kemarau, Ribuan Warga Terdampak

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, BNPB: 800 Warga Kesulitan Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal